PELATIHAN CRITICAL SPARE STRATEGY: MENJAMIN KETERSEDIAAN SUKU CADANG KRITIS
DESKRIPSI
Pelatihan Critical Spare Strategy membantu perusahaan memastikan ketersediaan suku cadang kritis yang dibutuhkan untuk menjaga keandalan dan kontinuitas operasional. Program ini membekali peserta dengan metode untuk menentukan critical spare, menetapkan tingkat persediaan, serta mengelola risiko kekurangan material.
Keterlambatan ketersediaan suku cadang kritis dapat memperpanjang downtime, menghambat pekerjaan maintenance, dan mengganggu target produksi. Karena itu, perusahaan perlu menentukan prioritas spare parts berdasarkan criticality equipment, failure consequence, lead time, dan kebutuhan operasional.
Melalui Pelatihan Critical Spare Strategy ini, peserta akan mempelajari critical spare identification, equipment criticality, spare parts risk assessment, demand analysis, safety stock, lead time management, inventory KPI, serta strategi pengadaan dan penyimpanan suku cadang kritis.
MATERI
- Dasar-Dasar Critical Spare Strategy : Memahami konsep critical spare, karakteristik suku cadang kritis, serta hubungan ketersediaan spare parts dengan reliability dan business continuity.
- Equipment dan Spare Parts Criticality Assessment : Menentukan tingkat criticality equipment dan menghubungkannya dengan kebutuhan suku cadang berdasarkan konsekuensi kegagalan.
- Critical Spare Identification : Mengidentifikasi suku cadang yang memiliki dampak tinggi terhadap downtime, keselamatan, produksi, dan kontinuitas operasional.
- Spare Parts Risk Assessment : Menganalisis risiko stockout berdasarkan failure probability, consequence, lead time, supplier availability, dan alternatif pengadaan.
- Demand Analysis dan Stock Level : Menganalisis histori penggunaan, failure pattern, maintenance plan, serta menentukan safety stock dan inventory level yang sesuai.
- Lead Time dan Supply Risk Management : Mengelola lead time pemasok, single source risk, availability material, serta strategi mitigasi untuk mengurangi risiko keterlambatan spare parts.
- Critical Spare Storage dan Inventory KPI : Mengoptimalkan penyimpanan dan kontrol suku cadang kritis serta memantau service level, stockout, inventory value, dan spare parts availability.
- Critical Spare Strategy dan Continuous Improvement : Menyusun strategi jangka panjang melalui inventory optimization, supplier coordination, periodic review, dan evaluasi critical spare berdasarkan perubahan kondisi aset.
SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?
- Maintenance manager, reliability engineer, maintenance planner, material planner, dan inventory manager
- Personel spare parts, procurement, warehouse, supply chain, maintenance, dan asset management
- Personel engineering, operations, logistics, dan material management
TRAINER PADA TRAINING INI
Trainer berpengalaman dalam spare parts management, reliability engineering, inventory optimization, maintenance management, dan supply chain akan memandu pelatihan secara praktis.
JADWAL PELATIHAN 2027
- BATCH 1 : 05-06 Januari | 19-20 Januari
- BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari
- BATCH 3 : 09-10 Maret | 25-26 Maret
- BATCH 4 : 06-07 April | 27-28 April
- BATCH 5 : 04-05 Mei | 18-19 Mei
- BATCH 6 : 08-09 Juni | 22-23 Juni
- BATCH 7 : 06-07 Juli | 20-21 Juli
- BATCH 8 : 03-04 Agustus | 19-20 Agustus
- BATCH 9 : 07-08 September | 21-22 September
- BATCH 10 : 05-06 Oktober | 19-20 Oktober
- BATCH 11 : 02-03 November | 16-17 November
- BATCH 12 : 07-08 Desember | 14-15 Desember
Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan
Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!
BENEFIT
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- FREE Bag or bagpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2x Coffee Break & 1 Lunch
- FREE Souvenir Exclusive
INVESTASI DAN LOKASI TRAINING
Investasi dan lokasi menyesuaikan kebutuhan peserta, silahkan kontak marketing kami.
Email: nisbiindonesia@gmail.com
WA/Phone: 0821-3494-3084
Catatan :
*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
FAQ PELATIHAN TRAINING PERTAMBANGAN
Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.
Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya. Informasi detail mengenai lokasi akan disampaikan bersamaan dengan jadwal pelatihan.
Q3: Apakah pelatihan ini dapat terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda. Pelatihan dapat diadakan di kantor Anda atau di tempat lain.
Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.
Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email nisbiindonesia@gmail.com dan WhatsApp di 0821-3494-3084. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.
*Artikel ini ditulis oleh Fayed, Content Writer di Training Pertambangan Indonesia sejak 2025. Saya berfokus menyusun artikel pelatihan yang informatif, mudah dipahami, serta relevan dengan kebutuhan pembaca. Dengan komitmen terhadap kualitas dan kejelasan materi, saya berharap setiap tulisan dapat memberikan gambaran yang tepat mengenai program pelatihan yang tersedia. Apabila Anda memerlukan informasi tambahan, silakan menghubungi kontak yang tercantum.