PELATIHAN INVESTIGASI KECELAKAAN TAMBANG

PELATIHAN INVESTIGASI KECELAKAAN TAMBANG

PELATIHAN INVESTIGASI KECELAKAAN TAMBANG

 

DESKRIPSI

Pelatihan Investigasi Kecelakaan Tambang dirancang sebagai program spesialisasi untuk membekali tenaga teknis pertambangan dengan kemampuan menganalisis insiden kerja secara mendalam dan sistematis guna mencegah terulangnya kecelakaan yang sama. Pelatihan ini menekankan penggunaan metodologi ilmiah dalam mengidentifikasi penyebab langsung hingga akar permasalahan pada sistem manajemen, bukan sekadar penyusunan laporan. Peserta akan mempelajari pemahaman kriteria dan klasifikasi kecelakaan tambang, prosedur tanggap darurat dan olah TKP, serta teknik wawancara saksi yang objektif. Selain itu, pelatihan ini membekali keterampilan analisis akar masalah melalui metode SCAT, 5 Whys, dan Fishbone Diagram, termasuk perhitungan biaya kecelakaan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyusun rekomendasi dan laporan investigasi yang akurat, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Pelatihan ini membahas mengenai investigasi kecelakaan tambang yang tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Oleh karena itu, diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan yang profesional.

 

MATERI

  1. Regulasi & Kriteria Kecelakaan: Pemahaman mendalam mengenai 5 kriteria kecelakaan tambang dan klasifikasi cidera (ringan, berat, mati).
  2. Prosedur Tanggap Darurat & Olah TKP: Cara mengamankan lokasi kecelakaan (scene preservation) dan pengambilan bukti fisik (foto, sketsa, sampel).
  3. Teknik Wawancara Saksi: Metode penggalian informasi tanpa tekanan terhadap saksi langsung maupun saksi ahli.
  4. Metodologi Analisis Akar Masalah (Root Cause Analysis): SCAT (Systematic Cause Analysis Technique), Metode 5 Whys, dan Fishbone Diagram
  5. Analisis Biaya Kecelakaan: Menghitung kerugian langsung dan tidak langsung akibat insiden.
  6. Penyusunan Rekomendasi & Laporan: Teknik menulis laporan investigasi resmi untuk diserahkan kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) dan Inspektur Tambang.

PELATIHAN INVESTIGASI KECELAKAAN TAMBANG

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Pengawas Operasional (POP, POM, & POU)
  • Staff/HSE Officer (K3)
  • Anggota Komite Keselamatan Pertambangan
  • Kepala Teknik Tambang (KTT) atau Wakil KTT
  • Management Representative

TRAINER PADA TRAINING INI

Instruktur berpengalaman di bidang investigasi kecelakaan tambang akan memandu pelatihan ini, sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih terarah dan aplikatif.

JADWAL PELATIHAN 2026

  • BATCH 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026
  • BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
  • BATCH 3 : 09-10 Maret 2026 | 25-26 Maret 2026
  • BATCH 4 : 06-07 April 2026 | 27-28 April 2026
  • BATCH 5 : 04-05 Mei 2026 | 18-19 Mei 2026
  • BATCH 6 : 08-09 Juni 2026 | 22-23 Juni 2026
  • BATCH 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026
  • BATCH 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
  • BATCH 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026
  • BATCH 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
  • BATCH 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026
  • BATCH 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026

Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

INVESTASI DAN LOKASI TRAINING

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

FAQ PELATIHAN TRAINING PERTAMBANGAN

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya. Informasi detail mengenai lokasi akan disampaikan bersamaan dengan jadwal pelatihan.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda. Pelatihan dapat diadakan di kantor Anda atau di tempat lain.

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email nisbiindonesia@gmail.com dan WhatsApp di 0821-3494-3084. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini ditulis oleh Latiffah Syukri Alliyah, Content Writer di Training Pertambangan Indonesia sejak 2025. Saya berfokus menyusun artikel pelatihan yang informatif, mudah dipahami, serta relevan dengan kebutuhan pembaca. Dengan komitmen terhadap kualitas dan kejelasan materi, saya berharap setiap tulisan dapat memberikan gambaran yang tepat mengenai program pelatihan yang tersedia. Apabila Anda memerlukan informasi tambahan, silakan menghubungi kontak yang tercantum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *